You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Hitung mundur pergantian tahun di Lapangan Banteng
photo Nurito - Beritajakarta.id

Pengunjung Menikmati Musik Sambil Berdonasi di Lapangan Banteng

Gebyar pertunjukan musik yang dikemas dalam tajuk 'Jakarta Musik Festival', meriahkan perayaan malam pergantian tahun di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.

"Sepakat dengan kebijakan Pemprov DKI yang melarang adanya pesta kembang api."

Beberapa grup band dengan berbgai genre musik, membius rtausan warga yang hadir untuk ikut bernyanyi dan bergoyang bersama. Konser live musik dari sejumlah kelompok band ini dimulai sekitar pukul 22.20,

Sambil menikmati musik, pengunjung juga antusias berdonasi melalui barcode yang ada pada Videotron maupun banner yang ada di sekitar area panggung hiburan.

Gerimis Tak Surutkan Antusias Warga Rayakan Tahun Baru di SCBD

Tasya (36), pengunjung yang tinggal di Kwitang, mengaku sangat menikmati hiburan yang disajikan malam ini.

Baginya, perayaan tahun baru malam ini punya kesan tersendiri, karena selain menghibur juga menumbuhkan rasa empati dan solidaritas melalui ajakan donasi untuk warga yang terkena musibah di Sumatera dan daerah lain di Indonesia.

"Saya pribadi, sepakat dengan kebijakan Pemprov DKI yang melarang adanya  pesta kembang api. Karena ini demi menghormati sesama yang sedang terkena musibah bencana alam," tuturnya.

Sementara, Wali Kota Jakarta Pusat Arifin, mengapresiasi Dinas Parekraf yang menyelenggarakan kegiatan acara puncak malam tahun baru di Lapangan Banteng ini.

Pada kesempatan ini, Arifin mengajak semua yang hadir menyisihkan sedikit rejekinya untuk diberikan pada masyarakat yang saat ini terkena musibah bencana.

"Pergantian tahun baru ,kali ini sedikit berbeda karena tidak ada pesta kembang api. Kenapa demikian, kita harus menghadirkan rasa kepedulian, rasa empati terhadap saudara-saudara kita yang terkena musibah dan saat ini berada di pengungsian," papar Arifin.

Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Parekraf DKI Jakarta, Puji Hastuti mengatakan, hasil donasi secara keseluruhan di wilayah DKI Jakarta sebesar Rp 2,9 miliar. Namun khusus untuk donasi di Lapangan Banteng pihaknya belum menghitung. Sebab penghitungan dilakukan satu pintu di tingkat provinsi.

"Kami mengucapkan terima kasih pada seluruh wara Jakarta yang telah mendonasikan sebagian rejekinya untuk sesama," katanya.

Selain hiburan dan donasi, acara ini juga diisi dengan doa lintas agama dipimpin KH Abi Ichwanudin, Bendahara Umum MUI DKI Jakarta dengan pendamping dari agama Katolik Agustinus Didiek D, Kristen Pendeta Dr Ferry Simanjuntak, Hindu JM Dewa Angga Wesnawa, Buddha Judha Hartono dan Konghuchu Ws Lie. Doa dimulai pukul 23.32

Dalam memimpin doa ini,KH Abi Ichwanudin mengajak masyarakat untuk peduli dengan sesama dan berharap bencana segera disudahi.ia juga memohon diberikan keberkahan pada para pemimpin dan  kelancaran program pembangunan

"Jadikan Jakarta kota yang tangguh dalam menghadapi tantangan global namun tetap memberikan pelayanan prima dan peduli dengan sesama," ucapnya

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6561 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1577 personTiyo Surya Sakti
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1532 personDessy Suciati
  4. Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

    access_time13-03-2026 remove_red_eye1438 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. DKI dan Kemenag RI Sepakati Kerja Sama Pemanfaatan Barang Milik Daerah

    access_time16-03-2026 remove_red_eye1259 personFolmer